1 September: Hari Buruh 1 September: Hari Polisi Wanita (Polwan) 8 September: Hari Aksara 8 September: Hari Pamong Praja 9 September: Hari Olahraga Nasional 11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI) 11 September: Hari Peringatan Serangan 11 September 2001 17 September: Hari Palang Merah Indonesia 17 September: Hari Perhubungan Nasional 21 September: Hari Perdamaian Dunia 24 September: Hari Tani 26 September: Hari Statistik 27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT) 28 September: Hari Kereta Api 28 September: Hari Rabies Sedunia 28 September: Hari Tunarungu Internasional[25] 29 September: Hari Sarjana Nasional 29 September: Hari Jantung Sedunia 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965

Kemenpora Lakukan Rapat Finalisasi Kebijakan Peningkatan Kreativitas Pemuda Tahun 2017

  • Kedeputian,Lintas Sektor,Pemuda
  • Rabu, 07 Juni 2017

KEMENPORA.GO.ID |  Staf Ahli Bidang Kerjasama Kelembagaan Pemuda dan Olahraga Adiati Noerdin bersama Asisten Deputi Peningkatan Kreativitas Pemuda Eny Budi Sri Haryani hari Selasa (6/6) membuka Rapat Finalisasi Kebijakan Peningkatan Kreativitas Pemuda Tahun 2017 di Ruang Candi Dieng, Hotel Grand Sahid Jaya, Jl. Jendral Sudirman Kav. 86, Jakarta Pusat. Rapat tersebut membahas beberapa program unggulan diantaranya Pre Startup Digital Creative Pemuda, Kirab Pemuda Nusantara, dan Duta Pemuda Kreatif Tahun 2017.

"Kesempatan saat ini kita berkumpul bersama, apalagi di Bulan Ramadhan merupakan ladang ibadah yang luar biasa, dimana kita akan memberikan kesempatan kepada pemuda untuk berani bermimpi (dare to dream) selalu berkreatifitas, karena tanpa kreatifitas akan terlndas dan tertnggal," kata Staf Ahli Adiati Noerdin.

Pedoman umum kebijakan menjadi penting, karena dari situlah seluruh rangkaian kegiatan akan dilaksanakan dan terukur keberhasilannya. "Pesan saya, seriuslah dalam penyusunan pedoman ini, jadikan ini guidline kepada siapa ditujukan, buatlah yang simpel, mudah dimengerti, jelas diikuti, dan semenarik mungkin, dengan demikian pedoman dapat dengan mudah dipahami para pelakunya," tambahnya.

Asdep Peningkatan Kapasitas Pemuda Alman Hudri menyambut baik kegiatan ini, model penyusunan pedoman umum kebijakan dapat menjadi contoh bagi unit kerja yang lain, karena dengan pedoman umum yang baik pelaksanaannya bisa dengan mudah dan terarah. "Saya menyambut baik, semoga lancar dan dapat menjadi pedoman yang dapat menentukan arah pelaksanaan serta bisa menjadi contoh unit kerja yang lain," katanya.

Sementara Asdep Peningkatan Kreativitas Pemuda Eny Budi Sri Haryani melaporkan bahwa rapat kali ini sudah yang ketiga kalinya dan berharap benar-benar menjadi finalisasi seiring berjalannya waktu pelaksanaan yang semakin dekat. "Ini rapat yang ketiga dan menjadi rapat final, sehingga pedoman umum kebijakan ini segera dapat ditandatangani dan dipakai para stakeholder nantinya. Khusus untuk Duta Kreatif Pemuda sudah dimulai tahun lalu dengan 9 provinsi sebagai pilot project dengan hasil baik, untuk tahun kedua ini akan digelar di 34 provinsi, olehnya perlu penyempurnaan pedoman yang lebih baik," lapornya.

Rapat diikuti stakeholder pemuda, baik dari internal Kemenpora maupun eksternal yaitu ada dari Kemendikbud, Kemenristek Dikti dan PT. Telkom. Dilaksanakan selama dua hari, mulai hari ini sampai besok tanggal 7 Juni 2017. Pembukaan dengan ucapan basmallah oleh Staf Ahli dan ditutup dengan doa seraya memohon agar dapat berjalan lancar dan menghasilkan pedoman yang bermanfaat bagi para pelakunya. (cah)

sumber |  http://www.kemenpora.go.id/index/preview/pemuda/11493