1 Maret: Hari Kehakiman Nasional 1 Maret: Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia 6 Maret: Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) 6 Maret: Hari Strategi Konservasi Sedunia 8 Maret: Hari Wanita/Perempuan Internasional 9 Maret: Hari Musik Nasional (Keppres Nomor 10 Tahun 2013) 10 Maret: Hari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 11 Maret: Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) 20 Maret: Hari Kebahagiaan Internasional 20 Maret: Hari Kehutanan Sedunia 21 Maret: Hari Sindrom Down (penyakit Down Sindrom) 22 Maret: Hari Air Sedunia 23 Maret: Hari Meteorologi Sedunia 24 Maret: Hari Peringatan Bandung Lautan Api 24 Maret: Hari TBC (Tuberkolosis) Sedunia 27 Maret: Hari Klub Wanita Internasional 29 Maret: Hari Filateli Indonesia 30 Maret: Hari Film Nasional (Keppres Nomor 25 Tahun 1999)

Kemenpora Lakukan Sosialisasi IPP ke Kalimantan Selatan

  • Kedeputian,Kemenpora,Kepemudaan,Polsosbud
  • Rabu, 02 Januari 2019

DEPUTI 1    - Upaya sosialisasi Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) terus dilakukan oleh Kemenpora, terutama kepada Pemerintah Daerah. Hal ini dilakukan agar terjadi sinkronisasi pemahaman antara pusat dan daerah sehingga akan melahirkan kebijakan kepemudaan yang berbasis IPP.

 

 

Hari Senin (31/12/18) telah dilakukan kegiatan sosialisasi IPP di Provinsi Kalimantan Selatan. Acara yang diprakarsai oleh Dispora Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dilaksanakan di Ruangan Paman Birin, Dispora Kalsel, Jalan Pramuka Banjarmasin yang dihadiri oleh Kadispora Provinsi Kalimatan Selatan, Zakly Asswan, dari Kemenpora diwakili oleh Sekretaris Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Esa Sukmawijaya. 

 

 

Sementara itu, Esa Sukmawijaya menyebutkan, kunjungannya ke Banjarmasin merupakan provinsi ketiga dalam rangkah mensosialisasikan IPP yang tak lain konsep dalam hal bagaimana untuk mengukur kinerja pembangunan kepemudaan baik nasional atau provinsi.

 

“Tanggal 13 Juli 2018 telah launching IPP yang merupakan konsep baru sebagai indikator pencapaian peran pemuda dalam pembangunan. Ada 15 indikator yang diangkat dalam launching tersebut dan dituangkan dalam 5 demensi, yakni pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, kesempatan dan lapangan kerja, kepemimpinan dan partisipasi, termasuk gender dan diskiriminasi,” paparnya.

 

Untuk meningkatkan IPP, ditambahkannya, tentu melalui sosialisasi memasyarakatkannya  lebih dahulu. “Diperlukan juga pemahaman bersama, gerakan bersama baik tingkat  daerah maupun nasional. Misalkan melalui pemerintah daerah dengan diterbitkannya Peraturan Daerah (PERDA)  yang merupakan aksi daerah. Ada juga aksi bersama melalui lintas OPD, perguruan tinggi, lembaga-lembaga swasta, para OKP juga harus dilibatkan untuk meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan,”