1 September: Hari Buruh 1 September: Hari Polisi Wanita (Polwan) 8 September: Hari Aksara 8 September: Hari Pamong Praja 9 September: Hari Olahraga Nasional 11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI) 11 September: Hari Peringatan Serangan 11 September 2001 17 September: Hari Palang Merah Indonesia 17 September: Hari Perhubungan Nasional 21 September: Hari Perdamaian Dunia 24 September: Hari Tani 26 September: Hari Statistik 27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT) 28 September: Hari Kereta Api 28 September: Hari Rabies Sedunia 28 September: Hari Tunarungu Internasional[25] 29 September: Hari Sarjana Nasional 29 September: Hari Jantung Sedunia 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965

Kuliah Umum di UIN Raden Fatah Palembang, Menpora Ajak Mahasiswa Aktif Berperang Lawan Narkoba

  • OKP,Pemuda
  • Senin, 17 Juli 2017

KEMENPORA.GO.ID | Palembang: Menpora Imam Nahrawi didampingi istri Shobibah Rohmah dan bersama Rektor M. Sirazi, memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (15/6) pagi. "Bebaskan Generasi Masa Depan Bangsa dari Bahaya Narkoba", menjadi tema sentral kuliah umum dirangkai dengan Deklarasi Gerakan Mahasiswa Anti Narkoba oleh Dewan Mahasiswa (Dema) UIN Raden Fatah.   

Dimasa lampau Palembang terbukti telah menorehkan sejarah sebagai Kerajaan Besar Nusantara I Sriwijaya, dimasa sekarang beberapa tahun terakhir menjadi langganan kepercayaan menggelar berbagai even nasional dan internasional, sebuah prestasi dan pencapaian yang patut dibanggakan dan menjadi contoh kota-kota lain.  

Dari segudang prestasi yang ditorehkan, Palembang yang terus tumbuh berkembang tentu tidak luput dari tantangan dan ancaman, radikalisme, teorisme, dan yang dasyat membahayakan adalah narkoba yang sengaja didesain untuk mengamputasi generasi muda terbaik bangsa yang ujungnya runtuhnya keberadaan negeri tercinta.   

"Saya menyampaikan apresiasi bahwa di kampus Peradaban Islam Melayu ini setiap mahasiswa baru selalu dites urine anti narkoba. Saya berharap dari kampus ini menjadi pelopor penabuh genderang perang terhadap narkoba. Mari kita semua berperan aktif dengan cara kita masing-masing untuk melawan kebiadaban narkoba," ajak Menpora penuh semangat.  

Bonus demografi harus dirawat, mahasiswa sebagai poros intelektual harus mempersiapkan diri dengan baik dalam segala hal karena pada saatnya masyarakat sangat membutuhkan perannya. "Semua mahasiswa harus siap diri, harapan masyarakat begitu tinggi terhadap peran diberbagai hal, terutama rawat bonus demografi, jangan sampai melimpahnya potensi produktif anak muda terkikis oleh narkoba," tambah Menpora.  

Senada dengan Presiden Dewan Mahasiswa UIN Raden Fatah Agus Suherman Tanjung, Menpora dengan tegas mengamini bahwa pemuda masa kini adalah pemimpin di masa depan. "Di UIN Raden Fatah ada pemuda-pemudi terbaik bangsa, pemuda masa kini pemimpin masa depan, jadilah pelopor dan menjadi bagian dari 500 Pemuda Anti Narkoba Sumatera Selatan yang akan menjadi agen sosialisai bahaya narkoba, salah satu program unggulan Kemenpora," tutup Menpora.   

Indahnya kuliah umum diawali dengan kolaborasi budaya suguhan Tari Gending Sriwijaya warisan leluhur, irama lagu perjuangan Yalal Waton, dan diakhiri dengan Deklarasi Dema UIN Raden Fatah yang salah satu butirnya "Siap Berperang Melawan Narkoba". Hadir, Plt. Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Stafsus Bidang Pemuda Zainul Munasichin, Asdep Peningkatan Wawasan Pemuda Mulyadi, Asdep Peningkatan Kapasitas Pemuda Alman Hudri, Karorenor Samsudin, Kabag Humas Nuristya Agus Lesmana, Kabag Ortakal Sandi Suwardi Hasan, Ketua DPRD Oku Timur Beni Defitson, Anggota DPRD Sumsel Ramlan Holdan, Warek I Ismail Sukamdi, Warek II Zainal Berlian, Warek III Rr. Rina Antasari, Ketum PP-IPNU Asep Irwan Mujahid. (cah)  

 

sumber

http://kemenpora.go.id/index/preview/berita/11517