1 November: Hari Inovasi Indonesia 5 November: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 10 November: Hari Pahlawan 10 November: Hari Ganefo 11 November: Hari Bangunan Indonesia 12 November: Hari Ayah Nasional 12 November: Hari Kesehatan Nasional 14 November: Hari Brigade Mobil (Brimob) 14 November: Hari Diabetes Internasional 20 November: Hari Anak-anak Sedunia 21 November: Hari Pohon Sedunia 25 November: Hari Guru 28 November: Hari Menanam Pohon Indonesia 29 November: Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)

Mota Ain, The Border Indonesia and Timor Leste

  • Kedeputian,Kepemudaan,Pemerintah Daerah
  • Rabu, 31 Oktober 2018

Di tulis oleh : Yeni Ernawati

Peserta Inti Kirab Pemuda 2018

Perwakilan Provinsi Lampung

 

 

Mota Ain merupakan PLBN (Pos Lintas Batas Negara) antara Indonesia dengan Timor Leste, terletak di daerah Atambua yang merupakan Ibukota Kabupaten Belu di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Kota ini dijadikan penampungan pengungsi dari Timor Timur pada tahun 1999 yang menyebabkan Timor Timur lepas dari Indonesia.

 

Pada Senin (29/10/2018), Rombongan Kirab Pemuda 2018 zona 2 berkesempatan untuk mengunjungi PLBN. Pertama kalinya kami menginjakkan kaki di perbatasan yang sangat megah dan modern. Kedua Negara ini dipisahkan oleh jembatan yang dibawahnya dialiri sungai menuju laut. Penduduk biasa melintasi jembatan ini untuk menyebrang dari Indonesia ke Timor Leste ataupun sebaliknya. Namun berdasarkan keterangan dari bulan agustus lalu masyarakat indonesia tidak boleh menyebrang unyuk berswafoto ataupun berwisata ke wilayah Timor Leste yang dekat dengan perbatasan karena ada pelanggaran dari Negara tetangga tersebut. Oleh sebab itu kami hanya berfoto di batas saja. Batas tersebut tepat berada di tengah jembatan dengan tanda garis kuning. Dimana ketika kita menginjak antara batas tersebut berarti separuh badan kita berada di Indonesia dan di Timor Leste.

 

Mota Ain merupakan serambi terdepan NKRI yang harus kita jaga keutuhannya. Berdiri megah di Tepi batas 2 negara yang kuatnya seperti pundak ibu pertiwi dan teguhnya seperti  kaki nenek moyang dalam membangun peradaban bangsa dan negara.