1 Juli: Hari Buah 2 Juli: Hari Kelautan Nasional 5 Juli: Hari Bank Indonesia 9 Juli: Hari Satelit Palapa 12 Juli: Hari Koperasi 14 Juli: Hari Pajak 22 Juli: Hari Kejaksaan 23 Juli: Hari Anak Nasional 23 Juli: Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) 29 Juli: Hari Bhakti TNI Angkatan Udara 19 Agustus: Hari Departemen Luar Negeri Indonesia 21 Agustus: Hari Maritim Nasional 2 Februari: Hari Lahan Basah Sedunia (Internasional) 4 Februari: Hari Kanker Dunia (Internasional) 5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provincien) 9 Februari: Hari Kavaleri 12 Februari : Hari Darwin 13 Februari : Hari Persatuan Farmasi Indonesia 14 Februari : Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA) 15 Februari : Hari Kanker Anak-anak Sedunia 19 Februari : Hari KOHANUDNAS 20 Februari : Hari Pekerja Nasional 20 Februari : Hari Keadilan Sosial Sedunia 21 Februari : Hari Bahasa Ibu Internasional 22 Februari : Hari Kepanduan Sedunia 22 Februari : Hari Istiqlal 22 Februari : World Thinking Day 23 Februari : Hari Rotary Club 28 Februari : Hari Gizi Nasional Indonesia 01 Maret : Hari Kehakiman Nasional 01 Maret : Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 01 Maret : Hari Ginjal Sedunia 2 Februari: Hari Lahan Basah Sedunia (Internasional) 4 Februari: Hari Kanker Dunia (Internasional) 5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provincien) 9 Februari: Hari Kavaleri

PEPELINGASIH : Indonesia Darurat Sampah

  • Kedeputian,Pelatihan,Pemerintah Daerah
  • Selasa, 09 Juli 2019

DEPUTI 1 - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda melaksanakan kegiatan Pembekalan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih dengan tema, “Aksi Pemuda Mewujudkan Indonesia Bebas Sampah 2030”, tanggal 9-12 Juli 2019 di Camp Hulu Cai Bogor.

 

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi didampingi Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Staf Khusus Bidang Kemitraan Zainul Munasichin, Asdep Peningkatan Kapasitas Pemuda IGP Raka Pariana, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup memberikan arahan pada  kegiatan Pembekalan Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih 2019. (9/7)

 

Dalam arahannya Imam Nahrawi mengatakan, "Hal yang mungkin diremehkan tapi kalau kita kelola dengan baik dengan niat yang baik dengan kesungguhan yang baik itu akan menjadi hal yang besar dan sangat berharga sekali, bagaimana kita bisa mengatasi polusi menjadi solusi".

 

Kegiatan yang dilaksanakan dengan peserta sebanyak 98 orang dari 34 provinsi ini selama 3 hari kedepan akan mendapatkan berbagai ilmu dan ketrampilan dalam pengolahan dan pemilahan sampah. Dimana saat ini Indonesia Darurat Sampah sehingga dibutuhkan peran pemuda untuk mengatasinya.

 

Program Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (PEPELINGASIH) merupakan pengembangan dan kelanjutan dari program sebelumnya yang bernama Program Pemuda Peduli Sungai (PPS) dalam Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2016, di Muara Sungai Ciujung, Serang-Banten diikuti oleh 1500 pemuda setempat.

 

Dalam sambutannya Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah mengatakan, "Indonesia kita harapkan bebas dari sampah oleh karena itu mari kita bukan memerangi sampah tapi memanfaatkan sampah untuk kehidupan".

 

Semoga dengan diselenggarakannya Program Pepelingasih ini Kemenpora membantu mewujudkan Nawa Cita Presiden Indonesia dan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, menyebutkan bahwa semua warga negara mempunyai hak dan kewajiban untuk terlibat di pengelolaan sampah, sehingga sampah merupakan salah satu prioritas di Indonesia, dan tahun 2030 ditargetkan bahwa Indonesia harus Bebas dari Sampah.

 

Adapun Narasumber yang mengisi pada pembekalan Pepelingasih ini yaitu Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Ditjen Cipta Karya Kementerian Pu dan PR, Babeh Idin Tokoh Betawi Sungai Pesanggrahan, Ricky Elson Founder Lentera Bumi Nusantara, Abrar Prasodjo Tenaga Ahli Bidang Keamanan Lingkungan dan pemuda millennial yang concern di bidang lingkungan yaitu Agustina Ketua Umum World Clean Up Indonesia, Ranitya Nurlita Founder Salam Kita, Swietenia Delegasi Ecosoc Kemenpora tahun 2019, Dwi Widiani Ketua Umum Planet Bikers Indonesia dan masih banyak lainnya. Untuk pembekalan ketrampilan kewirausahaan yaitu Pemanfaatan Limbah Kertas Menjadi Kerajinan Bernilai Tinggi, Pembuatan Eco Brick, Nirmala Zero Waste Tanpa Tempat Pembuangan Akhir, Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci dan Sukses Beternak Belatung. (wan)