Selamat bergabung keluarga kemenpora RI Selamat bergabung keluarga kemenpora RI

Realisasikan Agenda Sustainable Development Goals, Deputi Pemberdayaan Pemuda Gandeng Tanoto Foundation

Faisal menyampaikan, bahwa TF dan Kemenpora memiliki visi yang sejalan dalam membangun kepemudaan. "Kerja bareng TF, optimis akan mengakselerasi pembangunan kepemudaan di Indonesia. TF itu punya filosofi yang kuat, visioner, gigih, konsisten sejak puluhan tahun terakhir ini. Outcome dan output program dijalin secara sinergis dalam konteks menjunjung local wisdom, spirit nasionalisme dan tantangan global

Realisasikan Agenda Sustainable Development Goals, Deputi Pemberdayaan Pemuda Gandeng Tanoto Foundation poto by arb

DEPUTI 1 | Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Faisal Abdullah, didampingi Sekretaris Deputi, Esa Sukmawijaya, dan Asdep Potensi Kemandirian Pemuda, Tri Winarno, menghadiri undangan pertemuan dari CEO Global Tanoto Foundation (TF), Satrijo Tanudjojo. Pertemuan dimaksud bertempat di kantor TF, Jl Teluk Betung, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2023). 

 

Hadir dalam identifikasi lingkup kerja sama tersebut dari Asdep Potensi Kemandirian Pemuda, Mohamad Faisal. Sementara itu dari jajaran Sesdep Pemberdayaan Pemuda ikut aktif urun rembug Yusup Suparman dan Heru Bramoro. Pimpinan TF sendiri hadir mendampingi Satrijo, Head of External Affairs, Franky Malonda; Head of Strategic Planning and Partnership, Aryanti Savitri; Manager External Affairs Dharmanadi Chandra; Civil Servant and Leadership Development Lead, Yunety.

 

Dirintis sebagai organisasi filantropi independen oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto, TF memiliki dasar keyakinan bahwa setiap individu harus mempunyai kesempatan untuk mewujudkan potensinya secara penuh. Yayasan ini memulai kegiatannya pada tahun 1981. Momentumnya bersamaan dengan operasionalisasi Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar di kawasan Besitang, Sumatera Utara.

 

Faisal menyampaikan, bahwa TF dan Kemenpora memiliki visi yang sejalan dalam membangun kepemudaan. "Kerja bareng TF, optimis akan mengakselerasi pembangunan kepemudaan di Indonesia. TF itu punya filosofi yang kuat, visioner, gigih, konsisten sejak puluhan tahun terakhir ini. Outcome dan output program dijalin secara sinergis dalam konteks menjunjung local wisdom, spirit nasionalisme dan tantangan global. Kami ingin agar TF mendukung Kemenpora dalam isu-isu pencegahan faktor-faktor destruktif terhadap pemuda. Misalnya, isu pengangguran, perkawinan usia anak, kesakitan pemuda, dll. Kami punya KPI Indeks Pembangunan Pemuda. Juga kita harus mensukseskan agenda global SDGs yang telah diratifikasi di Indonesia dengan Perpres Nomor 111 Tahun 2022. Arahan saya, setiap Asisten Deputi minimal menggandeng satu perusahaan/yayasan dan satu kerjasama luar negeri. Karena itulah saya langsung datang ke sini guna mengawal realisasinya", ujar Faisal. 

 

Sementara itu CEO Global Tanoto Foundation, Satrijo Tanudjojo berharap, kerja sama dengan Kemenpora dapat segera direalisasikan sesegera mungkin. "MoU dan Perjanjian Kerja Sama monggo dirancang. Tapi tak perlu menunggu rampungnya dokumen itu, saya ingin ada aksi segera di lapangan. Ada lower hanging fruits. Sebagai stimulus. Isu atau tematik yang diangkat silakan dibicarakan. Apa saja, yang penting relevan. Kami dengan Bappenas dan UNDP sepakat untuk menjalankan agenda SDGs atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Contoh konkret, Kemenpora dengan TF kompak dalam pencegahan stunting. Saya juga setuju dengan isu penurunan pengangguran pemuda. Kita buat kompetisi bagi anak muda Indonesia menjaring ide-ide brilian dalam menangani kedua isu penting itu", ujar Satrijo yang sebelumnya datang ke Kemenpora pada tanggal 24 Januri 2023, memenuhi undangan Sekretaris Kemenpora, Gunawan Suswantoro. (wid/jon/esa).

BAGIKAN :
PELAYANAN