Selamat bergabung keluarga kemenpora RI Selamat bergabung keluarga kemenpora RI

Kunjungan PPI Ke Kemenpora RI Bahas Aspirasi Pemuda

“Prinsif dan azasnya sebagai bagian birokrasi (Pemerintah), bahwa pemerintah terus memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada kemasyarakat dalam berbagai bidang, khusunya pada sektor kepemudaan dan keolahragaan, namun mungkin ada keterbatasan yang belum dipahami kenapa peyanannya belum maksimal.” kata Mulyani Sri Suhartuti.

Kunjungan PPI Ke Kemenpora RI Bahas Aspirasi Pemuda Kunjungan PPI Ke Kemenpora RI Bahas Aspiasi Pemuda

DEPUTI 1 | Bertempat di Theater Wisma Grha Pemuda Kemenpora, sebanyak 70 Pemuda Parlemen Indonesia (PPI) dari perwakilan 38 provinsi yang ada di Indonesia, mengunjung Kemenpora RI. Kunjungan PPI ini diterima Asisten Deputi Wawasan Pemuda mewakili Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda. Kamis (26/10/2023).

PPI merupakan komunitas bagi Pemuda Indonesia dalam menyuarakan aspirasi Pemuda di daerahnya. Kehadiran Pemuda Parlemen, diharapkan dapat membangkitkan semangat para pemuda Indonesia untuk berkontribusi lebih bagi daerahnya masing-masing dan juga untuk bangsa dan negara.

Asdep Wawasan Pemuda menyampaikan bahwa Pemuda memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif dalam sistem politik. Salah satu tempat utama di mana peran pemuda dalam politik adalah parlemen, bagaimana peran penting pemuda dalam parlemen dan tantangan yang mereka hadapi di Lembaga legislatif.

Saat ini keterwakilan Pemuda di legislatif, baru mencapai angka 10persen, sedangkan Pemuda adalah kelompok yang beragam dan memiliki isu-isu unik seperti pendidikan, pekerjaan, dan hak-hak generasi muda. Keterlibatan Pemuda di parlemen dapat memberikan contoh positif dan mendorong partisipasi politik pemilih pemuda. Mereka bisa menjadi model bagi generasi berikutnya.

Keterwakilan pemuda dalam parlemen, juga memperkuat prinsip demokrasi yang representatif. Namun demikian, terdapat tantangan yang dihadapi oleh Pemuda untuk menjadi bagian dari Parlemen, antara lain kesulitan dalam persaingan politik dapat mempengaruhi Pemuda untuk mencalonkan diri dan terpilih sebagai anggota parlemen. Selain itu, Pemuda kurang memiliki pengalaman dalam politik dan hukum, yang dapat menjadi hambatan dalam menjalankan tugas legislasi.

Peserta menanyakan kurangnya respon Pemda terhadap urusan Pemuda, Mulyani Sri Suhartuti menjelaskan bahwa “prinsip dan azasnya banwa Pemerintah terus memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk sektor kepemudaan dan keolahragaan baik di tingkat pusat atau daerah. Barangkali saja masih ada keterbatasan dan kendala dalam memberikan pelayanan misalnya anggaran dan sebagainya, namun tentu sebagai pemuda harus memahami dan tetap semangat untuk terus produktif, terus belajar, berkontribusi positif untuk negeri” papar Mulyani Sri Suhartuti.

“Sekarang banyak cara melalui platform media sosial bagaimana para pemuda bisa menyuarakan aspirasi kepada pemerintah atau pihak-pihak terkait agar bisa didengar, saya berpikir positif bahwa kendala yang ada adalah bagian dari dinamika. Namun tetap perlu kita mengidentifikasi apa apa yang menjadi kendala-kendala tersebut dan solusi apa yg bisa ditawarkan,” Mulyani Sri Suhartuti menambahkan.

Ketua Pelaksana sekaligus Wakil Sekretaris PPI Winda Sri Utama Bahri mengatakan, PPI didirikan pada tangal 19 September 2023, dan keberadaan PPI dapat menjadi ruang untuk pemuda menyampaikan aspirasinya di daerah masing-masing sekaligus sebagai media belajar berpolitik. “Saya berharap para pemuda dapat menjadi bagian dari pembangunan bangsa dan dapat menyampaikan aspirasi daerahnya, agar para pemuda menjadi pilar dan obor penerangan untuk negara kita menuju Indonesia emas 2045.

Selain itu harapan lainnya kepada Kemenpora RI, semoga Kemenpora dapat lebih memfasilitasi dan menjadi wadah bagi para Pemuda Indonesia, baik untuk sinergitas, ruang ekspresi pemuda untuk menyalurkan bakat dan dan kemampuan para pemuda yang ada di Indonesia agar jauh lebih berkembang dan maju,” ujar Winda Sri Utama saat di wawancara.

Turut hadir mewakili Deputi dan Sekretaris Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda, Asdep Wawasan Pemuda, Mulyani Sri Suhartuti didampingi PJ. Wawasan Politik dan Hukum Y. Yustia Elita beserta jajaran staf. (sal/jon/hru)

BAGIKAN :
PELAYANAN