Selamat bergabung keluarga kemenpora RI Selamat bergabung keluarga kemenpora RI

Sekretaris Deputi 1 Kemenpora RI Esa Sukmawijaya Dampingi Komisi X DPR RI Kunjungi Kalteng

Dede Yusuf, Waka Komisi X selaku pimpinan rombongan, menyampaikan bahwa salah satu isu utama yang muncul pada forum siang ini adalah kerisauan pemuda, mau kemana setelah lulus sekolah/kuliah nanti. "Padahal kita tahu, potensi Kalimantan itu sangat besar dengan pertambangan dan perkebunannya", ujar Kang Dede, sapaan akrabnya.

Sekretaris Deputi 1 Kemenpora RI Esa Sukmawijaya Dampingi Komisi X DPR RI Kunjungi Kalteng

DEPUTI 1 | Sekretaris Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Esa Sukmawijaya, mendampingi rombongan anggota DPR RI Komisi X melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Bidang Kepemudaan ke Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam Kunker tersebut, rombongan diterima langsung oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo beserta jajaran pejabat dan staf di lingkungan Pemprov Kalteng. Adapun diskusi interaktifnya berlangsung selama hampir 3 jam, diikuti para pimpinan Organisasi Kepemudaan dan Badan Eksekutif Mahasiswa tingkat Provinsi dan Kota Palangkaraya, berlangsung di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur pada Kamis siang (9/2/2023).

Kunker yang dilakukan sesuai amanah UUD Tahun 1945 dalam hal mana DPR mempunyai 3 fungsi, yaitu, legislasi, anggaran dan pengawasan. Fungsi legislasi, pengajuan Rancangan Undang-Undang dapat berbentuk inisiatif dari DPR maupun Pemerintah. Terkait fungsi anggaran, Pemerintah mengajukan usul Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara yang selanjutnya dibahas dan ditetapkan bersama dengan DPR. Sementara itu, fungsi lainnya adalah pengawasan, DPR mempunyai wewenang melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang dan kebijakan Pemerintah. Pengawasan dapat dilakukan dalam bentuk Panja, Panitia Khusus maupun rapat dalam bentuk Rapat Dengar Pendapat, dan Rapat Kerja, serta Kunjungan Kerja.

Dede Yusuf, Waka Komisi X selaku pimpinan rombongan, menyampaikan bahwa salah satu isu utama yang muncul pada forum siang ini adalah kerisauan pemuda, mau kemana setelah lulus sekolah/kuliah nanti. "Padahal kita tahu, potensi Kalimantan itu sangat besar dengan pertambangan dan perkebunannya", ujar Kang Dede, sapaan akrabnya.

“Saat ini sedang dirancang adanya Desain Besar Kepemudaan Nasional oleh Kemenpora. Perumusan  konsepnya kita balik, bukan top down tetapi bottom up. Proses ini tentu mohon masukan para pemuda. Mau di bawa ke mana pemuda kita dalam menyongsong bonus demografi dan Indonesia Emas 2045", tanya Dede Yusuf yang didampingi lima anggota DPR.

Sementara itu, Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan bahwa momen ini sangat baik sebagai media komunikasi antara Pemerintah, Pemda, pemuda dan stakeholders terkait, termasuk dunia swasta. "Kami menunggu selesainya pembahasan Desain Besar Kepemudaan Nasional sebagai acuan pembangunan kepemudaan di Kalteng", imbuhnya.

BAGIKAN :
PELAYANAN