Selamat bergabung keluarga kemenpora RI Selamat bergabung keluarga kemenpora RI

Penutupan Wirausaha Muda Sumba Barat Daya Dalam Rangka Pelatihan Pangkas Rambut

Dalam penutupan tersebut seluruh peserta pelatihan diberikan satu paket gunting rambut untuk dapat digunakan untuk memulai usaha setelah pelatihan selesai.

Penutupan Wirausaha Muda Sumba Barat Daya Dalam Rangka Pelatihan Pangkas Rambut Penutupan Wirausaha Muda Sumba Barat Daya dalam rangka

DEPUTI  1 | Tambolaka - Kegiatan pelatihan pangkas rambut wirausaha muda resmi ditutup Sabtu (4/11). Pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari di hotel Sinar Tambolaka ditutup oleh Kepala Dinas Pemuda dan, Olahraga Yohanes Tende. Saat acara penutupan tersebut Tende mengungkapkan bahwa "peserta tidak boleh tinggal diam untuk berlatih dan menumbuhkan kemampuan dan kecakapan serta strategi kerja untuk menjual jasa dalam hal ini cukur rambut."

Tende pun berpesan "perlu kemauan keras bagi pemuda Sumba Barat Daya untuk berubah. Oleh karenanya pelatihan ini jangan disepelekan. Adik-adik harus mulai membangun kenyamanan sebagai tukang cukur, minimal beri senyum. Selain itu jaga kesopanan dan harus berpenampilan bersih dan rapih."

Mewakili kementerian Pemuda dan Olahraga, Arloli Aziz berpesan agar pengembangan keterampilan tidak terputus hingga saat pelatihan. "pemuda Sumba Barat Daya sudah punya modal dan keterampilan potong rambut. Jangan lupa adik-adik untuk menambah keterampilan sebagai pemotong rambut dan jangan takut untuk mencoba.

Dalam penutupan tersebut seluruh peserta pelatihan diberikan satu paket gunting rambut untuk dapat digunakan untuk memulai usaha setelah pelatihan selesai. 

Beberapa peserta pelatihan mengungkapkan rasa syukurnya telah dilibatkan dalam pelatihan tersebut. Seperti Robertus Arisona yang mengungkapkan bahwa "saya baru saja lulus kuliah, belum ada modal dan belum bekerja. Saya sangat berterimakasih ada kegiatan seperti ini, sebab dapat mengasah kreativitas dan merintis usaha untuk menopang pendapatan."

Lain halnya dengan Jericho Ellopada. Siswa SMK tersebut mengutarakan harapannya 

 "dengan adanya pelatihan ini, semoga pemerintah bisa membantu pemuda lokal agar bisa terampil dan memberikan motivasi sehingga kami bisa menjadikan daerah Sumba lebih baik. Saya harap kegiatan seperti ini bisa terus menerus dilakukan sehingga kami ada kegiatan yang bermanfaat.

Acara pelatihan ditutup dengan foto bersama, dan peserta melanjutkan pelatihan dibimbing oleh narasumber yang merupakan praktisi pangkas rambut dari Bali. (thi/jon/hru).

BAGIKAN :
PELAYANAN