Selamat bergabung keluarga kemenpora RI Selamat bergabung keluarga kemenpora RI

Menpora Ajak Pemuda Untuk Hindari Perilaku Korupsi

“Korupsi adalah perbuatan extraordinary crime sehingga penanganannya harus komprehensif dari hulu sampai ke hilir.”

Menpora Ajak Pemuda Untuk Hindari Perilaku Korupsi Menpora saat membuka Diklat Pencegahan Perilaku Destruktif Tentang Pemberantasan Korupsi Bagi Pemuda Tahun 2022

Hal tersebut disampaikan Menpora Zainudin Amali pada saat membuka Kegiatan Diklat Pencegahan Perilaku Destruktif Tentang Pemberantasan Korupsi Bagi Pemuda Tahun 2022 bertajuk “Tingkatkan Peran dan Partisipasi Pemuda Dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi” yang dilaksanakan secara hybrid di Hotel Grand Kemang, Jakarta pada tanggal 10-11 Oktober 2022.

Pada acara yang diikuti oleh 1180 peserta ini, Zainudin Amali menegaskan Kemenpora memiliki peran strategis untuk meningkatkan partisipasi pemuda di bidang pencegahan dan pemberantasan korupsi dalam mewujudkan masyarakat bebas korupsi.

“Pemuda harus diberi pemahaman dan pengetahuan terhadap perilaku-perilaku yang bersifat koruptif di kalangan generasi muda yang merupakan penerus estafet kepemimpinan bangsa selanjutnya.” tegas Amali

“Pemuda harus berusaha saling mengingatkan kepada lingkungan di sekitarnya terhadap dampak perilaku korupsi sehingga hal ini diharapkan dapat menjadi habbit dan budaya di masyarakat.” tambah Amali.

Senada dengan Menpora, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menegaskan bahwa kegiatan ini sesuai dengan Program Priotas Kemenpora Tahun 2020-2024 yaitu penguatan ideologi pancasila dan karakter serta budaya bangsa di kalangan pemuda.

“Kedepan kita berharap dapat mewujudkan pemuda pengggerak yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di masyarakat.” ujar Faisal.

Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana dalam materinya mengutarakan bahwa edukasi kepada masyarakat sangat penting dalam meningkatkan salah satu domain Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di sektor partisipasi pemuda dalam berorganisasi.

“Apalagi tindak pidana korupsi ini sudah bersifat sistemik di berbagai daerah sehingga penting untuk memupuk integritas serta trust para pemuda dalam program edukasi bahaya korupsi di sektor organisasi dan politik mengingat kita akan masuk di tahun politik Pemilu 2024.” cetus Wawan.

Hadir pula pada kegiatan ini sebagai pemateri, antara lain Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi, Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Pidana Khusus M. Rum, Direktur Investigasi IV BPKP Mohamad Risbiyantoro, dan Kepala PP-PON Kemenpora Tri Winarno. (edo/nida)

 

Tag
BAGIKAN :
PELAYANAN