Selamat bergabung keluarga kemenpora RI Selamat bergabung keluarga kemenpora RI

Focus Group Discussion Pembahasan Kegiatan Moderasi Beragama

40 orang peserta ikuti kegiatan Asdep IPTEK dan IMTAQ Pemuda

Focus Group Discussion Pembahasan Kegiatan Moderasi Beragama poto wan

DEPUTI 1 | Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah membuka kegiatan "Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Kegiatan Moderasi Beragama". Kegiatan yang diselenggarkan Asisten Deputi (Asdep) Peningkatan Iptek dan Imtaq Pemuda ini, dihadiri sebanyak 40 orang peserta yang berasal dari internal Kemenpora , yang dilaksanakan dari tanggal 6-8 Juli 2022, di Veranda Hotel Jakarta, Rabu (6/7/.22).

Dalam arahannya Faisal Abdullah mengatakan, pada perspektif Imtaq, Indonesia dikenal sebagai negara penganut muslim terbesar di dunia. Sifat moderat yang lekat dengan kondisi kehidupan beragama di tanah air, kiranya akan menjadi branding Indonesia termasuk pemudanya dalam berkiprah menata toleransi antar umat beragama yang semakin kondusif. Dengan demikian, kiprah pemuda Indonesia didunia sangat ditunggu dalam menginspirasi kehidupan global yang damai dan harmonis.

Hasil Susenas tahun 2021, sekitar 64,92 juta jiwa penduduk Indonesia atau hampir seperampat penduduk Indonesia (23,90%) berada dalam kelompok umur pemuda (16-30 tahun). Jumlah pemuda yang tinggi tersebut, tentunya memiliki dampak terhadap masa depan Indonesia. Jika pemuda dipersiapkan dan dibina dengan baik, maka dapat menjadi potensi untuk memajukan Indonesia melalui perspektif aktif dalam proses pembangunan. Sebaliknya, pemuda dapat menjadi ancaman dan hambatan pembangunan bangsa jika potensi tersebut tidak dimanfaatkan secara maksimal, kata Faisal.

Asdep Peningkatan Iptek dan Imtaq Pemuda Amar Ahmad dalam laporannya menyampaikan "rapat ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan sharing pendapat terkait rencana pelaksanaan Moderasi beragama dengan tema Moderasi Beragama Terhadap Generasi Milenial di Era Digital dalam memperkuat persatuan dan Kesatuan Bangsa." kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi atau isu maupun topik yang akan melahirkan kesepakatan untuk menyadarkan pemuda untuk lebih kritis terhadap informasi yang didapat, aktif menyebarkan kegiatan yang positif dan memberikan pemahaman terkait keberagaman, pentingnya toleransi beragama, serta menghargai perbedaan secara bijak.

Adapun sebagai Tim Perumus dari Tenaga Ahli Menpora Samsul Qomar dan narasumber pada kegiatan ini yaitu, Sekretaris Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Esa Sukmawijaya, Kepala Pusdiklat dan Tenaga Teknis Kependidikan dan Keagamaan (Kemenag) Imam Safei, Direktur Pengkajian Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Muhammad Sabri, KA Tata Usaha Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Kemendikbud) Afriyudianto, Direktur Pencegahan (BNPT) R.Ahmad Nurwakhid, Koordinator Mafindo Wilayah Jakarta Yani Sujaya. (tam/sal/ris)

BAGIKAN :
PELAYANAN